REGULASI MALANG MINI R/C COMMUNITY





REGULASI TOURING

REGULASI :
Standard Tabung
1.   Chassis, Body, Electrical Board, Gearbox & Differential, Motor, Remote standard Auldey Gen3 2,4Ghz,
2.       Bateray AA 1,2 volt x 2,
3.       Dilarang merubah, menambah, dan atau mengurangi apapun.

Standard Modifikasi
1.    Chassis, Body, Electrical Board, Gearbox & Differential Auldey Gen3 (Gen3 AM, Licenced, & Gen3 2,4Ghz),
2.       Bateray AA 1,2 volt x 2,
3.       Diperbolehkan memasang Bearing,
4.       Ban & Velg bebas,
5.       Motor brushed diijinkan upgrade, dengan ukuran dimensi yang sama,
6.       Electrical Board Auldey tetapi diijinkan memodifikasi komponen elektrik,
7.       Tidak diperbolehkan pemasangan alat tambahan yang berfungsi untuk menambah kecepatan (relay, booster, NOS, dll) kecuali paralel transistor.

LOMBA
Standard Tabung
1.       Selain kit yang dibawa masing-masing peserta lomba, panitia juga menyediakan kit,
2.       Masing-masing peserta berhak 2 (dua) kali starting race dengan cara diundi,
3.       Penyisihan lomba dengan sistem gugur,
4.       Start race hanya ada 2 (dua) starter lurus sejajar,
5.       Pemberangkatan start race dimulai dengan ....engine on........... ready........ go..
6.       Babak penyisihan hingga semifinal sebanyak 3 (tiga) kali putaran, finish.
7.       Babak final sebanyak 4 (empat) kali putaran, finish.
8.       Berlaku Scrutineering sebelum lomba dimulai.

Standard Modifikasi
1.       Setiap peserta harus memakai kit sendiri,
2.       Masing-masing peserta berhak 2 (dua) kali starting race dengan cara diundi, sekaligus sebagai nomor peserta,
3.       Nomor peserta ditempel pada bodi diusahakan tampak jelas,
4.       Penyisihan lomba dengan sistem gugur,
5.       Start race hanya ada 2 (dua) starter lurus sejajar,
6.       Pemberangkatan start race dimulai dengan ....engine on........... ready........ go..
7.       Babak penyisihan hingga semifinal sebanyak 3 (tiga) kali putaran, finish.
8.       Babak final sebanyak 5 (lima) kali putaran + 1 (satu), finish.
9.       Semifinal & Final, peraturan No (1) tidak berlaku apabila ada kesamaan frekuensi,
10.   Berlaku Scrutineering sebelum lomba dimulai dan sewaktu-waktu apabila diperlukan.

MALANG MINI R/C COMMUNITY MENGADAKAN FUNRACE 6


Kelas yang dipertandingkan :
1. Auldey Gen 3 Stock Class (standar tabung)
2. Auldey Gen 3 Mod Class (standar modifikasi)
Lokasi lomba : di Jl. Kapi Sraba Blok Gi No 04 Sawojajar 2 Malang (The Workshop).
Kontak Person : Andika 085 7497 26390

Baca juga peraturan lomba : REGULASISekalian gabung yuuuk Komunitas Mini R/C Malang: Mini R/C Malang

DOWNGRADE MOSFET A1SHB& A2SHB ke TRANSISTOR B772&D882 (BIAYA MINI-HASIL MAKSI) | ALTERNATIF MEMPERBAIKI AULDEY GEN3-2,4GHZ

Dikarenakan ada beberapa permintaan dari luar kota yang menanyakan skema h-bridge yang sederhana, bagi kalian yang di malang bisa langsung dipandu atau saya kerjakan tanpa biaya kecuali untuk pembelian komponen.
Bisa menghasilkan power yang maksimal....

walau kondisi tidak bisa bangun karena sakit, menulis sambil tiduran.
Semoga dengan gambar bisa menjelaskan semua,

Adalah rangkaian H-Bridge biasa cuma disederhanakan tanpa menggunakan resistor yang disini hanya berfungsi sebagai penghambat arus, termasuk R = 1k ohm juga dilepas.

Bagi yang masih standar, ujung2 kaki resistor bisa langsung di short/jumper kabel.
saya coba menggunakan transistor B772 & D882, belum sama sekali menggunakan transistor standar Gen3 C8050 & S8550 ato mosftet A1SHB & A2SHB.

Bisa diaplikasikan untuk upgrade Gen3 AM, freq 2,4ghz, maupun R/C dengan output baterai maksimal 6volt. Bisa ditumpuk/didobel secara paralel tiap transistor, saya pernah mencoba hingga tumpuk 4... hasilnya menggunakan motor magnet silver/emas, besar lilitan 0,4mm jumlah kisaran 25T (silakan dicoba sendiri sampai ketemu yang paling nyaman).
Semoga membantu

PENGENALAN DASAR ELEKTRONIKA

Banyak dari kita yang masih belum tahu dan kegunaan masing-masing komponen elektronika yang terdapat pada electric board pada mainan R/C.

Hanya ada beberapa jenis komponen yang cukup untuk kita kenal :
1. IC (Integrated Circuit),
- Berbentuk kotak atau persegi panjang ada lebih dari 4 kaki yang masing-masing berhadap-hadapan,
- Ibarat manusia, IC merupakan otak.
- Pemasangan tidak boleh terbalik (tertukar kaki-kakinya)
- Tidak ada alat ukur khusus.










2. Transistor,
- Biasanya memiliki 3 (tiga) kaki,
- Berfungsi sebagai pemicu, mengatur arus pada sebuah rangkaian,
- Ada dua jenis PNP dan NPN
- 3 (tiga) kaki adalah : Basis, Emitor, Kolektor tidak boleh terbalik pemasangannya,
- Menggunakan Multitester/AVOmeter sebagai alat ukur.





3. Kapasitor,
- Biasa disebut Condensator, ada beberapa jenis Electronic Condensator, Milar, Ceramic, dll,
- Berfungsi sebagai penyimpan listrik sementara,
- Memiliki 2 (dua) kaki, ada yang polarity (memiliki kutub (+) & (-)) juga ada yang bipolar (tidak memiliki kutub) jadi pemasangannya bisa dibolak balik,
- Alat ukur menggunakan Multitester/AVOmeter, satuannya adalah FARAD (µf).











4. Resistor,
- Kadang juga ada yang menyebut "tahanan",
- Berfungsi sebagai penghambat tegangan listrik,
- Memiliki 2 (dua) kaki yang pemasangannya bebas dibolak-balik,
- Satuan Ohm, menggunakan alat ukur AVOmeter.

Sementara cukup sekian pengetahuan tentang komponen dasar pada mini mobil remote.
Semoga membantu,
Mohon koreksi apabila ada yang kurang berkenan.
(Bersambung.....)

PANDUAN PEMASANGAN TRANSISTOR B772 & D882

Komponen Auldey Gen3 2,4Ghz sudah ukuran micro, saya baru tahu komponen kecil biasa disebut surface mounted device (SMD).
Begitu juga untuk komponen final/driver/h-bridge yang ke motor, mosfet sangat kecil.
Untuk sementara masih sangat jarang komponen SMD yang beredar di pasaran, sehingga perlu alternatif untuk Auldey Gen3 2,4Ghz yang tidak bisa (rusak) maju-mundurnya.

Agar lebih mudah cara merangkai ikuti gambar,
B772 & D882 adalah sepasang transistor power,
B772 disambung ke positif baterai, sedangkan D882 disambung ke negatif baterai,
sedangkan kaki yang tengah masing2 disambung berpasangan B772 & D882, lalu kedua sambungan dihubungkan ke motor.

PANDUAN UPGRADE QD ke EP

Cara mudahnya apa yang dimaksud Electric Proportional adalah R/C yang menggunakan sumber tenaga dari baterai yang dapat dikontrol sesuai dengan yang dikehendaki,
contohnya jika kita putar gas/throttle remote sedikit maka laju roda pada mobil juga pelan, begitu juga sebaliknya jika kita sentak penuh maka laju mobil juga kencang,
berlaku juga untuk belok kanan-kiri/steering.

Begitu mudahnya upgrade QD menjadi EP (Electric Proportional), sebagian besar para hobi [Mini] R/C memodifikasi sendiri kit masing-masing karena perangkat tinggal plug 'n play.

Alat yang yang dibutuhkan (Selain kit & motor) :
  1. Remote (Receiver & Transmitter), nomor (2) & (1) pada gambar
  2. ESC (Electric Speed Control), berfungsi sebagai pengontrol kecepatan R/C, nomor (3) pada gambar,
  3. Servo, sebagai penggerak kemudi/steering, nomor (4) pada gambar.
Cara Pemasangan :
Sebagai panduan, semoga gambar di atas bisa membantu.
- Channel (1) Receiver untuk Servo,
- Channel (2) Receiver untuk ESC,
  Warna kabel hitam dan coklat posisi (-) negatif atau posisi terluar receiver (seperti gambar di bawah ini),
- Konektor male (lebih kecil dari pasangannya) dihubungkan ke motor, sebaiknya motor dipasang juga
  konektor JST agar lebih mudah bongkar pasang,
- Konektor female dihubungkan ke baterai,
- Nyalakan dulu Transmitter sebelum menyalakan ESC.

CARA MUDAH (4 LANGKAH) BIKIN SWITCH BIND DI AULDEY GEN3 2,4GHZ

Sesuatu yang saya rasa "nyeleneh" R/C dengan frekuensi 2,4Ghz tidak ada tombol/switch untuk binding frekuensi, ibarat radio digital tanpa ada tombol untuk scanning frekuensi... harus buka penutup baterai untuk mencocokkan dengan frekuensi mobilnya.

Sederhana sekali untuk memasang tombol, agar tidak perlu membuka penutup baterai apabila melakukan scanning atau bind dengan mobilnya.
  1. Buka penutup cover depan remote, dengan melepas 4 (empat) buah sekrup,
  2. Buka juga 2 (dua) buah sekrup yang ada di elektrik board,
  3. Akan tampak 2 (dua) buah kabel yang berwarna merah dan hitam yang terhubung ke holder baterai, lepas dengan solder ujung kabel yang menempel di holder baterai (disarankan yang berwarna merah karena merupakan jalur dari arus (+) positif baterai),
  4. Solder ujung kabel yang lepas (no 3) ke salah satu kaki saklar,
  5. Tambahkan kabel pada kaki saklar yang tengah dengan cara disolder juga,
  6. Ujung kabel satunya solder pada holder baterai yang dilepas (no 3).
Semoga disertai gambar lebih menjelaskan.

SKEMA THROTTLE (MAJU MUNDUR) AULDEY GEN3 2,4Ghz


H-bridge adalah rangkaian yang terdiri dari beberapa transistor/mosfet yang berpasangan menyerupai huruf (H), memiliki fungsi hampir menyerupai sebuah saklar.

Jika kaki remote ditekan tombol maju, maka kaki (5) IC receiver mengeluarkan arus lalu dihambat oleh Resistor 2,2K Ohm menuju kaki (gain) Mosfet A2SHB, sehingga arus (-) negatif masuk dan diteruskan ke motor,
bersamaan arus (-) negatif masuk ke motor, Resistor 220 Ohm menghambat arus yang menuju ke Mosfet A1SHB, sehingga arus (+) positif mengalir melewati Mosfet A1SHB menuju motor,
maka R/C melaju dengan kencang,

Begitu juga untuk mundur, dimulai dari kaki (6) IC receiver.
Berbeda dengan Auldey Racetin Gen3 generasi sebelumnya, H-Bridge versi baru ini lebih ringkas,
tetapi sayangnya untuk penggantian Mosfet menjadi Transistor B772 dan D882 banyak yang menemui kendala motor semakin pelan, tunggu pembahasan selanjutnya..... (Bersambung)




CARA KERJA MAINAN REMOTE SECARA SEDERHANA

Saya awam soal elektronika, mencoba menggambarkan secara sederhana agar mudah untuk dipahami.
Baik yang frekuensi AM (27Mhz, 35Mhz, 40Mhz, 49Mhz, dll) maupun frekuensi 2,4Ghz pada dasarnya sama, yang membedakan adalah ukuran gelombang radionya.



 Untuk mempermudah, saya membagi 3 (tiga) blok :
  1. Radio, adalah rangkaian yang menangkap sinyal dari remote, biasanya ditandai adanya koker dengan lilitan atau jalur dari antena, sedangkan yang frekuensi 2,4Ghz ditandai sebuah modul (sebuah board kecil yang menempel pada mainboard) kecil... ini adalah bagian yang tersulit, sebaiknya tidak diotak atik,
  2. Prosesor, entah istilah saya benar atau tidak hanya untuk mempermudah penamaan saja, sebuah IC (integrated circuit) yang berfungsi mengelola perintah dari remote control (kanan/kiri-maju/mundur) untuk diteruskan ke driver,
  3. Driver, (saya sekedar menamakan saja) yang bekerja ibarat "rangkaian saklar" membuka/menutup arus dari baterai ke motor baik untuk maju-mundur maupun kanan-kiri... Untuk mempermudah "niteni" adalah berupa 4 transistor yang terangkai menjadi 2 pasang jika dilihat jalurnya menyerupai huruf H maka dari itu dinamakan H-Bridge. Jika diurutkan lagi jalurnya adalah yang terhubung kabel ke motor.
Begitu sebaliknya penjelasan tentang Transmitter,
Bekerja memberi perintah yang berupa switch atau tombol tekan/geser yang dikelola oleh sebuah IC kemudian diteruskan ke radio yang memancarkan sinyal untuk ditangkap receiver.

Untuk memperbaiki maju-mundur atau kanan-kiri bisa klik link ini Perbaikan Maju Mundur
Jika ada yang salah mohon maaf, saya berharap diberitahu untuk dikoreksi.

LOMBA MINI R/C FUNRACE 5 di LAWANG

Jika diijinkan mengibaratkan FUNRACE adalah ujian bagi yang sekolah, ujian bagi Malang Mini R/C dan para penggemar Mini R/C pada umumnya.

Malang Mini R/C kali ini mengadakan FUNRACE yang kelima kalinya sejak FUNRACE yang pertama sekitar bulan Januari 2014.

Untuk FUNRACE kesatu sampai keempat tidak ada biaya pendaftaran atau biasa disebut Regristration Fee.
Namun FUNRACE 5 kali ini, masih tidak dipungut biaya pendaftaran akan tetapi ada biaya untuk makan siang sebesar Rp. 15.000.
Selain bertujuan untuk mengisi perut yang lapar di siang hari, juga untuk menambah "guyub" masing-masing anggota.
Dengan membayar uang makan sebesar Rp. 15.000, maka berhak mengikuti semua kelas yang dilombakan.

PESERTA
FUNRACE 5 bukan hanya untuk para anggota MMRC, semua kalangan bisa mengikuti.
Bahkan ada kabar dari beberapa kota di Pulau Jawa akan menghadiri FUNRACE kali ini.

WAKTU
Atas kesepakatan bersama akan diadakan pada Hari Minggu Tanggal 15 Februari 2015.

TEMPAT
Berbeda dari sebelum-sebelumnya yang diadakan di Garasi Samijoyo, kali ini diadakan di Lawang, Utara Kota Malang yang berhawa sejuk,
Tepatnya di lokasi Warnet YNR, Jl. Dr Wahidin No 51 Lawang.
(Ancer-ancer = rumah pojok pinggir jalan SURABAYA-MALANG di pertigaan arah ke OTSUKA atau daerah BEDALI)

KELAS
Ada perkembangan yang menarik dari FUNRACE sebelumnya, untuk kali ini ada tambahan DRIFT COMPETITION.

Touring
1. Standard Tabung
2. Standard Modifikasi

Drift
1. Solo
2. Tandem

REGULASI
Touring
1. Standard Tabung
- Auldey Gen3 2,4Ghz standard, dilarang merubah apapun termasuk remote,
- bateray AA 1,2 volt x 2.

2. Standard Modifikasi
- Sasis, Bodi, Elektrik Board, Gearbox & Differensial Auldey Gen3,
- Diperbolehkan menambah bearing untuk masing-masing roda dan motor,
- Bebas merubah motor tetapi masih dengan ukuran dimensi yang sama,
- Diperbolehkan mengganti transistor pada elektrik board,
- Velg & ban bebas,
- Tidak diijinkan menambah perangkat yang bertujuan untuk menambah kecepatan,
- Bateray AA 1,2 volt x2

Drift
- Kit mini drift yang direkomendasikan : TTDPL, NS Drift, Feilun, Drift Legend, True Drift, Strongwind, atau Kyosho Mini Z. 

Qualification/ Solo Drift: 
- Qualification terdiri dari 3 run (1 test run, 2 run dinilai), 
- Drifter wajib menyelesaikan 1 lap full (mulai garis start sampai garis finish),
- Point akan dimulai sejak mobil melewati garis start dan berakhir sampai melintasi garis finish. 

Point plus :
- Cliping point : 5 point untuk bagian terdalam dan 10 point untuk bagian terluar x 6 cliping point,
- Smoothness : point maksimal 20,
- Impact point : point maksimal 20,
- Correction steer tidak diperhitungkan,tapi bila ada yang bisa melakukan countersteer sempurna akan mendapatkan point plus dari juri. 

Point minus : 
- Crash,
- Spin out,
- Understeer,
- Hit & stop (bila bemper menabrak guardrail tapi tidak merusak drift dianggap tidak gagal), 
- Setiap kesalahan akan mendapatkan -10 point.
- Cliping point akan diakumulasi bila drifter tidak mendapatkan point (-) minus hingga cliping point berikutnya,
- Bila RC mengalami kerusakan di run ke-2 dan 3 dianggap tidak dapat menyelesaikan run,
- Kualifikasi menentukan point Best Solo Drift.

Twin Tandem/ Battle: 
- Drifter wajib menyelesaikan 1 lap full (mulai garis start sampai garis finish),
- Point akan dimulai sejak mobil melewati garis start dan berakhir sampai melintasi garis finish,
- Tugas Leader berusaha sejauh mungkin meningalkan Chaser dengan tanpa melakukan kesalahan seperti crash/hit/spin out/bad line/stop, dll,
- Leader akan diberikan point plus/advantage bila menyelesaikan 1 lap dengan baik dan jauh meninggalkan Chaser,
- Leader akan diberikan point minus jika terjadi crash/hit/spin out/bad line/stop yang dapat mengganggu pergerakan Chaser,
- Tugas Chaser berusaha sedekat mungkin dengan leader tanpa menabrak leader atau mengganggu pergerakan Leader,
- Chaser akan diberikan point plus/advantage jika dengan waktu yang lama sanggup berdekatan dengan Leader atau Attacking,
- Chaser akan di berikan point minus jika terjadi crash/hit/spin out atau menabrak Leader dan berdampak mengganggu pergerakan Leader,
- Chaser di perbolehkan overtaking hanya bila Leader mengalami crash/hit/spin out atau berhenti,
- Cliping point digunakan juri untuk mengambil keputusan saat Chaser melakukan overtaking,

Penjurian :
- Juri berjumlah 3 orang yang masing-masing akan memberikan point subjektif berupa point,
- Penjurian Solo drift, masing-masing juri menilai langsung secara keseluruhan dan hasil akumulasi akan di rata-ratakan,
- Penjurian Tandem Batte, masing-masing juri menilai langsung secara keseluruhan dengan hasil berupa point berbanding (80/20) - (70/30) - (60/40) -(50/50), sebaliknya dan seterusnya,
- Hasil akhir di akumulasikan berdasarkan 3 juri,dan bukan lagi berdasarkan point,
Contoh1: judge1 (80/20) leader, Judge2 (50/50)OMT, Judge3 (60/40) leader = Leader Win,
Contoh2: Judge1 (80/20) leader, Judge2 (60/40)chaser, Judge3 (70/30) chaser = Chaser Win,
Contoh3: Judge1 (50.50) OMT, Judge2 (50/50) OMT,Judge3 (70/30) leader = OMT,
- Keputusan juri  mutlak tidak dapat diganggu gugat.


Baca : Tip Pembalap Pemula
Baca juga : Panduan Modifikasi

KELEBIHAN/KEKURANGAN AULDEY RACETIN GEN3 2,4Ghz

Akhir tahun 2014, Auldey Indonesia mendatangkan Auldey skala 1:28 Racetin Gen3 dengan frekuensi 2,4Ghz,
yang katanya frekuensi paling canggih untuk saat ini, seperti frekuensi remote control hobi yang mahal-mahal.

Dengan harga kisaran dua ratus ribuan, tentunya option Auldey Gen3 terbaru ini sangat berbeda jauh dengan remote yang mahal.

Secara spesifik hampir tidak ada perbedaan dengan Auldey Racetin Gen3 versi sebelumnya yang frekuensi masih AM.

Kemasan
Masih sama berbentuk tabung cuma untuk yang didatangkan ke Indonesia hanya warna emas, secara fungsional tidak ada perbedaan kecuali tidak tampak antena yang memanjang,
karena untuk meng-koneksikan frekuensi dengan mobil harus melepas bateray di remote, ada baiknya jika lobang antena difungsikan sebagai switch untuk binding daripada hanya dipasang "knop" yang tidak memiliki fungsi apapun. 

Bodi
Salah satu perbedaan dari generasi sebelumnya adalah bodi,
selain ada beberapa model/bentuk yang baru adalah lapisan chrome berwarna emas, hampir mirip edisi Auldey Gen3 yang chrome biru.
Sepertinya dengan lapisan chrome menjadikan masalah pada frekuensi, terkadang "lost  control" karena dengan adanya lapisan chrome menjadi penghalang sinyal.

Kit
Untuk yang satu ini adalah penerus dari generasi sebelumnya, tidak ada perubahan apapun,
Kalaupun ada hanya warna abu-abunya agak sedikit lebih muda dari Auldey Gen3 versi AM,
ada beberapa yang berpendapat untuk versi 2,4Ghz ini lebih sedikit lebih rapuh.

Elektrik
Perubahan total terletak pada perangkat elektrik,
Untuk rangkaian frekuensi sudah menggunakan "modul" sirkuit yang terpisah dari sirkuit utama baik di dalam remote maupun di dalam mobilnya  yang memudahkan untuk melakukan perubahan-perubahan,
Type Integrated Cirkuit atau biasa yang disebut IC berbeda dari versi Auldey Gen3 versi AM, termasuk pin IC juga mengalami perubahan jalur (pembahasan lebih lanjut akan diposting tersendiri),
Rangkaian H bridge adalah transistor yang berpasangan untuk memacu daya ke motor, untuk transistornya sama dengan versi lisensi lamborghini yang AM tetapi jalur mengalami perbedaan, sehingga untuk upgrade motor belum bisa menghasilkan yang maksimal (pembahasan lebih lanjut akan diposting tersendiri juga).

Secara keseluruhan : Mungkin dengan frekuensi yang jauh lebih tinggi bisa menjadikan pengendalian lebih responsif tetapi sayangnya sering terjadi "lost control", mobil tidak bisa dikendalikan dalam beberapa detik.


TIPS PEMULA IKUT LOMBA

Pertama kali yang dipikirkan untuk sebuah Mini R/C adalah menambah kecepatan.
Karena sudah tertanam dalam benak kita bahwa yang tercepat adalah pemenang.
Ternyata untuk sekedar menambah kecepatan adalah "sangat gampang" dan sangat mungkin belum tentu dapat memenangi sebuah lomba..............


Ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh untuk dapat memenangkan lomba,

1. SKILL
Kemampuan mengendalikan sebuah Mini RC adalah Sangat penting :
kapan saat mulai menarik throttle dengan kecepatan rendah, sedang, atau tinggi,
kapan saat mulai pengereman yang paling ideal,
kapan saat mulai memutar steering untuk mengambil sudut-sudut tikungan yang pas,
sehingga bisa menghemat waktu untuk mencapai garis finish.
Untuk dapat mencapai skill yang mumpuni adalah dengan :
a. Mengenali karakter pribadi kita: bagaimana cara kita mengendalikan remote, dengan "lemah lembut", dengan cara yang "kasar", dengan kombinasi keduanya atau bahkan ada cara-cara yang biasanya kita lebih paham.
b. Mengenali karakter remote: Merk dan type remote yang beredar di pasaran memiliki karakter sendiri-sendiri, dan ada beberapa yang memiliki menu untuk bisa disesuaikan dengan karakter kita.
c. Mengenali karakter Mobil Mini RC: sama dengan remote, merk dan type juga memiliki karakter sendiri-sendiri....
Jika ketiga hal dapat dipadukan, maka kemampuan kita mengendalikan Mini RC akan meningkat.
Masing-masing karakter disesuaikan melalui media pengendali yang dinamakan "Remote Control".

2. MENTAL
Saya pernah mendengar mental sang juara adalah yang tidak pernah takut kalah....
Pengendalian emosi juga memiliki porsi yang sangat penting,
ketakutan didahului oleh lawan pada saat di depan dan buru-buru untuk mengejar lawan pada saat kita berada pada posisi belakang...
Yang diusahakan adalah selalu konstentrasi pada Mobil Mini RC yang kita kendalikan.

3. SPEED
Semakin mahir kita menguasai remote, maka seberapapun kecepatan Mobil Mini RC yang kita kendalikan akan melaju dengan sempurna.
 
Untuk melewati setiap sudut-sudut sirkuit selain mengandalkan kecepatan juga selalu konsentrasi dan keterampilan kita mengendalikan remote untuk mengkombinasikan antara menarik pelatuk throttle, melepas throttle, melakukan pengereman, memutar derajat steering yang pas agar meminimalkan kesalahan sehingga dapat mencapai garis finish dengan waktu paling minim...

Untuk menguasai hal di atas adalah :
1. Sering latihan, semakin banyak jam terbang mengendalikan Remote Control, semakin mengenal karakter kita, remote, & mobil,
2. Teman bermain, sebagai pembanding dan untuk melatih emosi.

Ada baiknya sebelum melakukan hal di atas untuk berpikir terlebih dahulu karena saya belum pernah ikut lomba dan memenanginya.....

Selamat berlomba dalam Malang Racetin Funrace kepada Teman-Teman Malang Mini RC pada Hari Minggu 2 Februari 2014

CARA PASANG TURBO PADA MINI RC

Beberapa hari ini ada pertanyaan bagaimana modifikasi tombol maju ada dua,
satu speed untuk kecepatan standar,
satunya lagi untuk NOS / TURBO / GIGI 2.....
Weleeeeh, ingat-ingat beberapa tahun lalu masih rame-ramenya QD 1:10

Rupa-rupanya di Malang akhir akhir ini lagi demam Drag Mini R/C,
Setelah gak puas bermain drag mini elektrik proporsional, mereka kembali menggunakan Auldey Gen 3 plus relay agar kecepatan lebih maksimal.

Pada dasarnya IC RX/TX memiliki 5 perintah,
Selain untuk kiri - kanan dan maju - mundur, ada satu lagi kaki IC yang bisa digunakan untuk speed 2.
Ada beberapa jenis Auldey yang saya tahu yang tidak bisa di modifikasi menjadi dua speed.

Komponen yang dibutuhkan  cukup sederhana :
1. Transistor S8050 atau persamaannya, misal C3279, D882
2. Resistor 100ohm - 1k-ohm

Cara pemasangannya cukup sederhana, seperti tampak pada gambar :
1. Dari kaki 5 IC disambung ke resistor,
2. Dari resistor disambung ke kaki (C) kanan transistor,
3. Kemudian kaki tengah (B) transistor masuk ke relay atau motor,
4. Sedangkan kaki kiri (E) dihubungkan ke batre.

Untuk modifikasi Remote TX, akan saya posting selanjutnya.....


MINI RC UPGRADE RELAY ATAU TRANSISTOR....?

Beberapa kali ditanya tentang upgrade Mini R/C agar bisa dijejali batre Ultrafire 3,7volt x 2 atau sebanding dengan batre lithium polymer (lipo) 2S...
Yang saya tahu ada dua cara upgrade Mini R/C, yakni :
1. Menggunakan Relay, baca Modifikasi Relay,
2. Mengganti Transistor, baca Perbaikan Throttle.

Ada kekurangan dan kelebihan dari masing-masing cara upgrade di atas :
1. Menggunakan Relay
Kelebihan :
a. Tidak terbatas berapa besar voltase atau berapa banyak batre yang akan dipake, dengan catatan konsumsi daya PCB menggunakan sumber arus tersendiri,
b. Sewaktu ditekan gas/throttle akan secara kontan arus dari batre secara penuh mengalir ke motor,
Kekurangan :
a. Di pasaran jarang beredar relay yang bisa bekerja dengan arus 3volt, sehingga diperlukan keahlian khusus untuk memodifikasi relay, kecuali akan diaplikasikan dengan arus 5volt ke atas,
b. Butuh ruang lebih untuk meletakkan (pada umumnya menggunakan) dua buah relay,
c. Secara teori sebuah "kumparan" (karena sistem kerja relay menggunakan lilitan kawat email) membutuhkan daya yang besar sehingga lebih boros batre.
Aplikasi :
Lebih sering digunakan DRAG & OFFROAD MINI RC.

2. Menggunakan Transistor
Kelebihan :
1. Selain Tr B772 & D882 masih banyak pilihan persamaan transistor yang beredar di pasaran,
2. Lebih irit, konsumsi listrik tidak rakus.
Kekurangan :
1. Masing-masing transistor memiliki kemampuan dilewati arus berbeda-beda, jadi harus mengetahui datasheet masing-masing transistor,
2. Arus dari batre tidak bisa langsung kontan mengalir penuh ke motor, jadi untuk tarikan awal atau torsi lambat.
Aplikasi :
Lebih sering digunakan TOURING & DRIFT.


Semoga membantu....


(Batre Ultrafire adalah sebutan untuk batre Lithium Ion seukuran batre AA (kode 14650) 3,7volt)

PANDUAN MENGATASI GEJALA GOYANG PADA SERVO FIRELAP


Sejak "jaman" iWaver hingga Firelap yang sering dikeluhkan adalah goyang pada steering,
Ada beberapa kemungkinan penyebab jitter :
1. Servo kurang arus dikarenakan batre rx ato tx habis, bisa juga karena konsumsi motor terlalu besar.
2. Potensio aus, posisi berada di dalam sistem mekanis... diganti dengan nilai & bentuk yang tepat dan sesuai.
3. Sistem mekanis tidak tepat pemasangannya, seperti video  :
(semoga membantu)

AULDEY GEN3

Jual Radio Control 1:24
Merk : AULDEY (GEN 3)
QUICK DRIVE
2 WheelDrive
Baterai Mobil 2 x AA
Baterai Remote 2 x AA
Fungsi : Maju, Mundur, Kanan, Kiri

Menggunakan Shock depan & belakang arm karet lentur
Motor : Mini 4wd
Remote model bundar (martabak)


Harga : Rp. 125.000
Berminat Hub : Pradana [ 085234051000 ]

Cek Upgrade : Modifikasi Relay
Jualan yang lain : XSavage II, Remote FlySky GT3C

XSAVAGE II - R/C 1:24 (SOLD OUT)

Jual Radio Control 1:24
Merk : XSAVAGE II
QUICK DRIVE
2 WheelDrive
Baterai Mobil 4 x AA
Baterai Remote 9Volt
Fungsi : Maju, Mundur, Kanan, Kiri
Ban Karet Empuk
Menggunakan Shock depan & belakang
Motor : Mini 4wd

Harga : Rp. 110.000
Berminat Hub : Pradana [ 085234051000 ]
COD / Kirim lewat Jasa Pengiriman


Dijual Remot FS GT3C... (SOLD OUT)

Ready Stock !!!

Remote FS GT3C, kondisi NEW...

Berminat Silakan hubungi  :
Agustinus Alfan, tlp 082132874176, 08885858399

PANDUAN INSTALASI RELAY PADA MINI RC

Saya mengartikan relay adalah sebuah komponen yang berfungsi seperti sebuah saklar yang digerakkan secara elektronik.
Cara kerja relay : sebuah kumparan apabila dialiri listrik akan menggerakkan sebuah "pelatuk" yang mendorong plat menempel pada plat satunya sehingga terhubung diantara keduanya.
Fungsi dipasang relay agar daya dari baterai yang masuk ke motor lebih maksimal dengan kata lain kecepatan mini r/c lebih kencang.
Ada beberapa jenis relay yang dibedakan menurut jumlah kaki dan daya (volt) untuk menggerakkan kumparan.

Untuk jenis R/C QD yang berukuran 1:10 dan sekitarnya biasanya sudah terdapat relay yang berjumlah 3 atau 4 relay bahkan lebih.
Sedangkan untuk jenis mini R/C memerlukan kreatifitas instalasi karena terbatas tempat dan daya untuk konsumsi relay itu sendiri.

Sangat sulit menemukan dipasaran relay yang bisa bekerja di bawah 5 volt,
salah satunya adalah memodifikasi relay yang 12 volt agar bisa bekerja dengan daya 3 volt,
Cara Memodifikasi Relay 12 volt menjadi 3 volt :
1. Buka penutup relay dengan menyobek/memotong keliling bagian atas kaki relay dengan cutter atau gergaji, hingga terbuka tampak dalemnya,
2. Urai seluruh kumparan relay hingga bersih, jangan lupa ditandai kaki kaki tempat kedua ujung kumparan,
3. Lilit ulang dengan kawat email diameter 0,2mm sebanyak 200-300 lilitan, usahakan agar kawat email terpasang dengan kencang, rata, rapi, kencang, dan sebisa mungkin terbentuk piramid karena akan mempengaruhi konsumsi daya.
4. Tes dengan 2 buah baterai 1,2 volt tempel di kedua ujung kumparan, apabila terdengan "cethuk cethuk" tandanya relay bisa bekerja baik.
5. Apabila kesulitan coba dengan relay 6 volt, karena tidak perlu me-lilit ulang kumparan.


Cara Pemasangan Relay 5 kaki 5 volt (sambil perhatikan gambar di atas):
1. Tempel kedua relay seperti tampak pada gambar di atas agar memudahkan instalasi kabel kabelnya,
2. Hubungkan kaki kaki relay no (5), lalu hubungkan dengan negatif (-) baterai,
3. Hubungkan juga kaki kaki relay no (3) dan (4), lalu hubungkan dengan positif (+) baterai,
(Cara menghubungkan dengan disolder).

4. Buka penutup atau casing mini r/c, perlu diingat agar melepas baterai terlebih dahulu karena akan beresiko transistor rusak apabila ada kesalahan instalasi,
5. Lepas kedua kabel yang menempel pada di motor/dinamo, lalu kedua ujung kabel yang sudah lepas pasang pada kaki kaki relay no (2),
6.Sedangkan kaki kaki dinamo/motor dihubungkan ke kaki kaki relay no (1),
7. Selamat mencoba.